Selamat Datang

Minggu, 09 Januari 2011

Suara Emas Mengubah Nasib

KOMPAS.com — Dia bukan Susan Boyle walau orang membanding-bandingkannya dengan bintang Britain’s Got Talent itu. Dia adalah seorang pria gelandangan yang suara emasnya dalam rekaman video di YouTube membuatnya menjadi perhatian di Amerika dan mengubah hidupnya.

Ted Williams adalah seorang mantan pembawa acara berusia 53 tahun yang menjadi gelandangan setelah terpuruk karena narkoba dan minuman keras. Dia menarik perhatian setelah surat kabar The Columbus Dispatch memasang sebuah rekaman video singkat hari Senin.

Rekaman di YouTube itu tampaknya diambil dari sebuah mobil. Di sebuah tepi jalan di Columbus, Ohio, kamera memperlihatkan seorang pria gelandangan dengan rambut awut-awutan sedang meminta-minta. Dia membawa tulisan yang mengatakan dia bekas penyiar radio dengan suara karunia Tuhan yang sedang tertimpa malang dan minta belas kasihan.

Mendengarnya berbicara membuat orang harus mengakui dia memang bersuara emas. Suaranya bariton yang kaya. Ketika dia menirukan seorang pembawa acara, rasanya tak bisa dipercaya suara itu datang dari seseorang berpenampilan semacam dia.

Dalam beberapa hari, video Williams di YouTube itu dilihat jutaan kali. Simpati mengalir deras, juga tawaran kerja. Hal yang terbaik, menurut dia, adalah mendapat kesempatan bertemu kembali dengan ibunya yang berusia 90 tahun.

Dalam video yang dipasang oleh The Columbus Dispatch, Ted Williams hari Kamis (6/1) tampak berjalan bergegas menuju ibunya pada pertemuan mereka di New York. ”Hi, Mommy. Hi, Mommy,” katanya ketika melihat ibunya di sebuah hotel untuk pertama kali dalam sekitar 20 tahun.

Julia Williams, sang ibu yang warga Brooklyn, New York, menutupi wajahnya saat putranya mendekat, dan anaknya itu memeluknya. ”Saya pulang,” katanya. ”Bukankah saya bilang saya akan pulang tahun ini.”

Williams adalah seorang pembaca acara radio pada tahun 1980-an sebelum hidupnya dihancurkan oleh narkoba dan minuman keras. Menurut Williams, hidupnya menuju kehancuran mulai tahun 1996 ketika dia mulai banyak minum minuman keras. Dia menggunakan ganja dan kokain dan kehilangan minat pada karier radionya.

Sejak itu dia hidup di tempat-tempat penampungan gelandangan dan di jalan walau anak-anaknya, tujuh putri dan dua putra yang tinggal di kawasan Columbus, berusaha membantunya. Dia juga berulang kali masuk penjara karena pencurian dan pemalsuan. Tempat tinggal terakhirnya adalah sebuah tenda dekat sebuah jalan raya di Columbus, tak jauh dari tempat dia minta-minta.

Sampai sebuah rekaman video mengubah hidupnya.

Dalam sekejap dia menjadi bintang internet. Jutaan orang ingin mendengar suaranya dan bersimpati terhadap kisah hidupnya.

Williams tampil dalam acara "Today" dari jaringan TV NBC hari Kamis pagi dan telah ditawari pekerjaan oleh banyak pihak, antara lain tim bola basket profesional Cleveland Cavaliers dan NFL Films.

Pada pertemuan kembali dengan ibunya, Williams menceritakan bahwa dia baru saja menyelesaikan sebuah iklan untuk Kraft Macaroni & Cheese yang akan ditayangkan hari Minggu pada Piala Fight Hunger di ESPN.
Dia merekam voiceover promo hari Kamis untuk kampanye Lean Forward-nya MSNBC. Tawaran-tawaran lain mengalir masuk.

”Saya tidak tahu harus memilih yang mana, yang tepat itu mana,” katanya kepada NBC mengenai prospek pekerjaan.

Masa 48 jam yang mengubah hidupnya itu disebut Williams sebagai ”kelewatan”.

”Saya tidak pernah bisa membayangkan bahwa saya akan—maksud saya, semua ini tiba-tiba menjadi bagian hidup saya,” katanya.

Namun, Williams mengatakan, dia siap menangani kesempatan kedua yang diberikan kepadanya. Dia juga meramalkan bahwa dalam lima tahun dia bakal bekerja sebagai seorang direktur program radio dan tinggal di apartemennya sendiri. Williams mengatakan, dia menemukan suatu ”perasaan spiritualitas baru” dalam tahun 2010 yang akan membantunya mengatasi sukses apa pun yang akan datang.

Williams dihubungi oleh Cleveland Cavaliers yang menawari kontrak dua tahun, antara lain menjadi pembawa acara di Arena Quicken Loans, fasilitas olahraga tim itu di Columbus.

Williams mengatakan, sudah dua tahun dia bersih dari narkoba dan minuman keras. Dia berharap nanti bisa membantu anak-anaknya.

Dia mendapat kesempatan kedua dengan banyak bantuan dari internet. (AP/Reuters/DI)

Sumber : KOMPAS online

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar