Selamat Datang

Jumat, 31 Desember 2010

Semangat dan Kontribusi Gus Dur Menjadi Inspirasi Memasuki Tahun Baru 2010

(Vibizdaily - Editorial) Siapa yang tidak kenal Gus Dur? Pasti sebagian besar masyarakat Indonesia mengenal nama itu. Ya, beliau adalah Abdurrahman Wahid, mantan Presiden Republik Indonesia yang ke empat. Namun kini Gus Dur sudah meninggalkan kita, hari Rabu, 30 Desember 2009, pukul 18.45 WIB, Gus Dur wafat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.
Seringkali memang saat seorang telah tiada, maka apa yang dilakukannya, perbuatan dan ide-ide atau peninggalannya, memberikan kesan yang mendalam. Demikian juga bagi Gus Dur, sekalipun ada juga kekurangan Gus Dur, namun jika ditanya apa kontribusi yang paling besar yang Gus Dur berikan bagi bangsa ini?
Tokoh Reformasi
Teringat sejarah tahun 1998-1999 saat rezim Soeharto ditumbangkan, maka kita pasti ingat, Gus Dur bersama Amien Rais dan Megawati Soekarnoputri menggerakkan reformasi bagi bangsa ini, sehingga kemenangan rakyat terjadi. Akhirnya perjuangan reformasi berbuahkan kepercayaan rakyat kepada Gus Dur, pada 20 oktober 2009, beliau menjadi Presiden RI ke 4.
Tokoh Pluralisme
Keterbukaannya dan perhatiannya, membuat banyak pihak bersimpati. Kebijakannya yang menerima kehadiran masyarakat China melalui agama dan budayanya pada Januari 2000, membuat Gus Dur juga dikenal masyarakat Tionghoa. Perhatiannya bagi umat Nasrani juga dilakukan dengan memberikan dukungan penjagaan melalui Banser saat acara keagamaan Natal diadakan, dan itu terus berlanjut hingga saat ini. Gus Dur memang tokoh Islam, namun kebijakannya yang moderat menggalang semua umat yang berbeda agama dan latar belakang budaya untuk bersatu.
Guru
Banyak tokoh dan pihak mengatakan Gus Dur adalah Guru, artinya banyak mengajarkan dan memberikan masukan. Gus Dur sangat dikenal sebagai sosok yang mau mendengarkan orang lain dan mau memberikan masukan ataupun kritik bagi orang lain. Tentu hal ini sangat bermanfaat bagi banyak orang yang memang dekat dan berada di sekitar beliau.
Humoris
Banyak celoteh dan spontanitas dari Gus Dur yang merupakan humor, namun justru humor itu yang memberikan inspirasi dan dibicarakan banyak orang. Istilah Gus Dur seperti “Gitu aja kok repot”, sangat dikenal semua orang bahkan banyak ditiru. Tentunya hal ini menandakan Gus Dur juga dihargai dan disukai banyak orang.
Berani
Sikap kemanusiaan dan keberanian Gus Dur juga dihormati banyak orang. Sebagai contoh, saat Bibit Samad Riyanyo dan Chandra Hamzah ditahan pihak Kepolisian, maka Gus Dur menjaminkan dirinyajuga ditahan supaya kedua pimpinan KPK itu dibebaskan.
"Gus Dur memberi jaminan fisik, sebagai gantinya agar Polri membebaskan Bibit dan Chandra. Agar keduanya bisa melaksanakan tugas sebagaimana mestinya," jelas juru bicara Gus Dur Adhie Massardi di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Senin (2/11/2009).
Banyak hal lain lagi yang menjadi cerminan positif dari Gus Dur. Tentunya bukan sekedar teori, tapi itu semua telah Gus Dur lakukan dan sumbangkan bagi bangsa Indonesia.
Dengan wafatnya Gus Dur, maka ada lagi harapan masyarakat banyak, yaitu supaya PKB bersatu. Kalau selama ini ada dua kubu yang berbeda, maka diharapkan kesatuan terjadi, karena ini juga yang menjadi wasiat dari Gus Dur sebelum meninggal dunia kepada Lukman Edy.
"Pada pertemuan kedua dengan saya, beliau diskusi tentang rekonsiliasi atau ishlah PKB, besar keinginan Beliau untuk mengumpulkan kembali semua potensi PKB," kata Lukman, Kamis (31/12/2009).
Gus Dur memang tokoh yang dihormati. Sejak pemindahan jenazahnya dari RSCM menuju rumah Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan, maka begitu ramai masyarakat datang. Apalagi saat jenazah memasuki Ciganjur,ribuan orang diperkirakan datang. Demikian juga saat jenazah menuju Ponpes Tebu Ireng, Jatim, kembalibanyak masyarakat menyambutnya.
Sekalipun Gus Dur telah pergi selamanya, namun semangat dan inspirasinya perlu dimiliki bangsa Indonesia.
Semangat dan Kontribusi Gus Dur ini semoga dapat memberikan modal bagi bangsa Indonesia memasuki Tahun yang baru, Tahun 2010, Tahun Keberhasilan.
Selamat Tahun Baru 2010.
Editor
(as/AS/vbd)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar